Aobama, Obat Kuat Bergambar Obama Dijual di Pakistan

Aobama, Obat Kuat Bergambar Obama Dijual di Pakistan

- detikNews
Kamis, 20 Feb 2014 10:59 WIB
Aobama, Obat Kuat Bergambar Obama Dijual di Pakistan
AFP
Islamabad - Melambangkan sosok yang ternama dan berpengaruh, nama Presiden Amerika Serikat Barack Obama dijadikan nama obat kuat di Pakistan. Tidak hanya namanya, foto Obama juga tercetak di bungkus viagra palsu yang berbentuk pil obat kuat bernama 'Aobama' tersebut.

Pada bungkus obat terlihat foto Obama yang sepertinya sudah diedit. Foto Obama yang bergaya ala James Bond lengkap dengan tuksedo dan pistol dengan peredam suara di tangannya tercetak di bungkus obat kuat tersebut. Demikian seperti dilansir news.com.au, Kamis (20/2/2014).

Obat kuat ini merupakan salah satu dari sekian banyak obat kuat yang diselundupkan ke wilayah Pashtun, Pakistan, yang menjadi tempat tinggal kelompok ekstremis dan simpatisan Taliban.

Disebut viagra palsu karena efektivitas obat kuat tersebut sebenarnya dipertanyakan. Obat tersebut diduga dibuat di rumah-rumah warga dengan menyertakan bahan-bahan yang tidak dikenal.

"Orang-orang muda menggunakan viagra karena terorisme dan pengangguran. Serangan bom membuat mereka sangat depresi. Dan karena itu, mereka merasakan adanya kelemahan dalam kehidupan pernikahan mereka," terang seorang dokter Pakistan, Dr Samiullah Khan.

Sedangkan warga setempat memiliki pendapat beragam. Ada yang menyebut bahwa obat kuat semacam itu cukup populer di masyarakat, namun ada yang mengecamnya.

"Orang-orang menggunakannya karena pil ini memiliki berbagai karakteristik," sebut warga setempat, Ehsan Ullah.

"Pil ini membantu orang-orang yang tidak mampu berhubungan seks, pil ini meningkatkan durasi bagi orang-orang yang kehilangan masa muda melalui masturbasi, jadi orang-orang menggunakanya untuk memperpanjang daya tahan mereka dari 30 menit hingga 1 jam," terangnya.

"Sangat buruk jika pemilik toko menjual pil-pil ini ... Ini salah, pemerintah seharusnya melarangnya, pil ini malah melumpuhkan organ seksual pria, melumpuhkan kaki dan alat kelamin orang-orang," tegas seorang warga lainnya, Saeed Ahmed.

Obat kuat selundupan ini dijual dengan harga sekitar 104 rupee Pakistan (Rp 11 ribu) setiap kotak yang berisi empat bungkus. Keberadaan obat kuat secara resmi dilarang oleh otoritas Pakistan, namun tetap saja obat selundupan terus beredar.


(nvc/ita)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads