Dibui karena Perkosa dan Bunuh Remaja Irak, Eks Tentara AS Bunuh Diri

Dibui karena Perkosa dan Bunuh Remaja Irak, Eks Tentara AS Bunuh Diri

Novi Christiastuti - detikNews
Rabu, 19 Feb 2014 18:40 WIB
Dibui karena Perkosa dan Bunuh Remaja Irak, Eks Tentara AS Bunuh Diri
Ilustrasi (Straits Times)
Arizona - Seorang narapidana mantan tentara Amerika Serikat ditemukan meregang nyawa di dalam sel tahanannya sebelum akhirnya tewas. Kematian narapidana yang dipenjara karena memperkosa dan membunuh remaja Irak ini diduga kuat karena bunuh diri.

Steven Dale Green membunuh remaja Irak tersebut beserta keluarganya. Green divonis bersalah atas dakwaan pemerkosaan dan pembunuhan pada tahun 2009 lalu. Kasus yang menyeret Green disebut sebagai kasus paling mengerikan yang melibatkan tentara AS yang bertugas di Irak.

Seperti dilansir AFP, Rabu (19/2/2014), Green dinyatakan meninggal dunia pada Sabtu (15/2) waktu setempat. Salah satu penjaga penjara menemukan pria berusia 28 tahun ini tergeletak tak bergerak di dalam selnya di penjara Tucson, Arizona.

Juru bicara Biro Penjara Federal, John Stahley menuturkan, Green kemudian dibawa ke fasilitas medis setempat untuk menjalani pemeriksaan. Namun kemudian dia dinyatakan meninggal dunia.

"Insiden ini tengah diselidiki sebagai dugaan bunuh diri," ucap Stahley. Otoritas setempat tidak meyakini adanya keterlibatan pihak lain dalam kasus ini.

Green divonis bersalah atas 17 dakwaan tindak kriminal, termasuk pemerkosaan, pembunuhan berencana dan menghalangi peradilan. Tiga tentara AS lainnya yang terlibat tindak pidana ini juga diadili dan telah divonis penjara seumur hidup.

Green dan 3 tentara lainnya melakukan pemerkosaan bergiliran terhadap seorang remaja Irak berusia 14 tahun di Mahmudiyah, Baghdad pada Maret 2006 silam saat bertugas di Irak. Setelah memperkosa, dia membunuh korban beserta ayah, ibu dan adik perempuan korban yang masih berusia 6 tahun.

Green ditahan di penjara Tucson sejak Februari 2010. Pasca kasus tersebut, Green dipecat dari militer AS.

(nvc/ita)


Berita Terkait