John Short ditangkap biro keamanan publik Pyongyang pada Minggu, 16 Februari lalu. Demikian disampaikan istrinya, Karen Short dari rumahnya di Hong Kong kepada media Australia, Adelaide Advertiser dan dilansir AFP, Rabu (19/2/2014).
Departemen Luar negeri Australia telah mengetahui penangkapan Short yang masuk ke Korut pada Sabtu, 15 Februari waktu setempat.
"Pemerintah tahu bahwa seorang pria Australia berumur 75 tahun, Bapak John Short, dilaporkan telah ditahan di Republik Demokratik Rakyat Korea," ujar juru bicaa Departemen Luar Negeri Australia.
Canberra tidak memiliki kedutaan di Korut. Karenanya, pemerintah Australia meminta bantuan kedutaan Swedia di Pyongyang.
"Kami terus melakukan kontak dengan pejabat-pejabat Swedia di Pyongyang untuk meminta bantuan mereka dalam memastikan keadaan Bapak Short dan untuk memperoleh informasi lebih banyak," tutur juru bicara tersebut.
Sejak ditahan, Short yang aslinya berasal dari Adelaide, Australia itu kabarnya telah diinterogasi di Pyongyang mengenai brosur agama dalam bahasa Korea yang diyakini miliknya.
"Saya meminta masyarakat untuk mendoakan dia," tutur Karen, istri Short.
(ita/ita)











































