Seorang pria tewas mengenaskan setelah nekat terjun dari atap gedung pencakar langit berlantai 30 di kawasan finansial Hong Kong. Pria berusia 33 tahun ini sempat dibujuk untuk tidak melompat, namun gagal.
"Sekitar pukul 14.00 waktu setempat... Seorang pria terjatuh dari atap gedung tersebut. Polisi tiba di lokasi dan melihat pria tersebut tak sadarkan diri. Pria tersebut kemudian dilarikan ke rumah sakit dan dinyatakan telah meninggal dunia," ujar seorang juru bicara kepolisian setempat seperti dilansir Channel News Asia, Rabu (19/2/2014).
Sejumlah polisi setempat langsung mendatangi atap gedung Chater House tersebut. Mereka sempat membujuk pria bermarga Li ini agar tidak melompat ke bawah, namun gagal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Insiden yang terjadi pada Selasa (18/2) ini terjadi di gedung yang menjadi markas raksasa perbankan JP Morgan. Tidak diketahui pasti apakah pria tersebut merupakan salah satu pegawai bank yang bekerja di gedung tersebut.
Media setempat, South China Morning Post (SCMP) melaporkan bahwa pria tersebut merupakan salah satu pedagang valas yang bekerja untuk JP Morgan. Namun pihak JP Morgan sendiri menolak untuk menjelaskan apakah pria tersebut merupakan salah satu pegawainya.
"Kami sangat berduka atas insiden tragis yang terjadi di Chater House dan kasus ini masih dalam penyelidikan kepolisian. Simpati kami bagi keluarga korban yang tewas," tutur juru bicara JP Morgan tersebut.
Menurut saksi mata, pria ini berdiri di ujung atap gedung, tepatnya di dekat logo besar JP Morgan sebelum akhirnya terjun ke bawah. Surat kabar setempat berbahasa China, Apple Daily menampilkan foto korban dalam keadaan berlumuran darah di jalanan yang ramai, tepat di dekat gedung Hong Kong Stock Exchange.
(nvc/ita)











































