"Para pemimpin oposisi telah mengabaikan prinsip demokrasi bahwa kami meraih kekuasaan lewat pemilihan dan bukan di jalanan... mereka telah melampaui batas dengan menyerukan rakyat untuk mengangkat senjata," cetus Yanukovych seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (19/2/2014).
Hal tersebut disampaikan pemimpin Ukraina itu dalam pidatonya di tengah bentrokan berdarah antara aparat polisi dan para demontran di Kiev.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tanpa mandat dari rakyat, orang-orang yang dinamakan politisi ini mencoba merebut kekuasaan dengan melanggar konstitusi lewat kekerasan dan pembunuhan," tutur Yanukovych.
Jumlah korban tewas akibat bentrokan di lapangan Independence Square, di ibukota Kiev sejauh ini mencapai 22 orang, sedangkan korban luka-luka mencapai lebih 1.000 orang. Bentrokan antara polisi dengan demonstran yang menuntut Presiden Yanukowych mundur ini, diwarnai aksi pembakaran hebat.
(/)











































