Berniat Jahili Teman Sekelas, ABG di AS Tewas Tertembak

Berniat Jahili Teman Sekelas, ABG di AS Tewas Tertembak

Novi Christiastuti - detikNews
Rabu, 19 Feb 2014 09:32 WIB
Berniat Jahili Teman Sekelas, ABG di AS Tewas Tertembak
Ilustrasi
Arkansas -

Aksi jahil yang dilakukan sejumlah remaja di Arkansas, Amerika Serikat ini berujung maut. Salah satu remaja perempuan yang berusia 15 tahun tewas tertembak di kepala saat kejadian.

Kepolisian Little Rock menuturkan, seperti dilansir AFP, Rabu (19/2/2014), insiden ini berawal ketika sekelompok remaja berniat melakukan aksi balas dendam terhadap teman sekelasnya yang pernah mengerjai mereka pada Halloween lalu. Sebanyak 7 remaja menumpang sebuah mobil dan pergi ke rumah teman sekelas mereka tersebut.

Setibanya di rumah tersebut, remaja-remaja ini menaburi dedaunan ke sebuah mobil yang diparkir di depan rumah tersebut. Mereka lalu pergi sebentar, sebelum sekitar 45 menit kemudian mereka kembali dan melemparkan telur, tisu toilet dan mayones ke mobil yang sama.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun mereka tak menyadari bahwa ayah teman sekelas mereka, Willie Noble (48) memergoki aksi mereka dan menunggui mereka. Ketika para ABG ini hendak kabur, Noble keluar rumah dan melepas tembakan ke arah para remaja tersebut.

Fatal! Tembakan ini tepat mengenai seorang remaja dan menewaskannya. Adrian Broadway (15) terkena tembakan di bagian kepala. Sedangkan salah satu remaja lain mengalami luka ringan akibat terkena pecahan kaca mobil. Lubang bekas peluru memenuhi mobil yang ditumpangi remaja-remaja tersebut.

Kepada polisi, Noble mengakui dirinya hanya bermaksud menakut-nakuti anak-anak tersebut. Insiden ini terjadi pada Sabtu (15/2) waktu setempat. Akibat insiden ini, Noble pun harus ditahan dan dijerat dakwaan pembunuhan, tindakan terorisme dan lima dakwaan penyerangan fatal.

"Tampaknya ini merupakan semacam aksi jahil antar remaja-remaja tersebut. Anak Noble pernah mengusili remaja-remaja tersebut saat Halloween. Sebagai balasan, remaja-remaja ini pergi ke rumahnya untuk melakukan aksi jahil juga," terang Letnan Polisi Sidney Allen dari Kepolisian Little Rock.

"Mereka sama sekali tidak menyangka bahwa aksi jahil ini berakhir mematikan," imbuhnya.

(nvc/ita)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads