"Salah satu pahlawan Ansar Beit al-Maqdis melakukan serangan terhadap bus wisata yang menuju wilayah entitas Zionis (Israel)," demikian statemen kelompok tersebut yang diposting di forum-forum jihadis seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (18/2/2014).
Pengeboman pada Minggu, 16 Februari itu terjadi di dekat jalan perbatasan Taba dengan Israel. Ini merupakan serangan pertama yang menargetkan para turis sejak militer Mesir menggulingkan Presiden Mohamed Morsi pada Juli 2013 lalu. Sejak penggulingan itu, serangan-serangan militan marak terjadi dan telah menewaskan puluhan polisi dan tentara Mesir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Para turis itu merupakan anggota jemaat sebuah gereja dari kota Jincheon, Korsel yang tengah mengikuti tur 12 hari ke Turki, Mesir dan Israel. Pemerintah Korsel mengecam keras serangan bom tersebut.
"Kami percaya bahwa terorisme tak akan pernah dibenarkan dalam kondisi apapun dan tindakan tak manusiawi dan tak etis tersebut harus diberantas dengan semua cara," demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri Korsel.
(ita/ita)











































