"Pada Minggu (16/2) malam, dia meminta tolong si narapidana yang pernah bekerja sebagai penata rambut sebelum dipenjara, untuk datang ke kantornya guna memotong rambutnya," terang juru bicara Kementerian Dalam Negeri Tajikistan kepada AFP, Selasa (18/2/2014).
Narapidana ini menikam si kepala penjara dengan gunting sebanyak satu kali di bagian kepala dan sebanyak 16 kali di bagian tubuh. Kepala penjara yang tidak disebut namanya ini tewas sebelum sempat dibawa ke rumah sakit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tindak kejahatan terbaru ini terjadi di sebuah penjara di kota Kutab, sekitar 200 km dari kota Dushanbe. Negara pengunungan yang berada di wilayah Asia Tengah ini merupakan negara bekas Soviet termiskin. Sekitar 40 persen populasi negara tersebut hidup dalam kemiskinan.
(nvc/rmd)











































