Pesta perayaan yang digelar ibunda Schapelle Corby di kediamannya di Brisbane, Australia berakhir dramatis. Sang ibu melampiaskan kekecewaannya pada seorang jurnalis dari Channel 7 atau Channel Seven yang ada di depan rumahnya.
Tampaknya, Rosleigh Rose kecewa dengan wawancara eksklusif yang dilakukannya dengan wartawan Channel 7 tersebut. Segera setelah wawancara eksklusif dengan Channel 7 ditayangkan, Rose langsung bergegas keluar rumah dan melontarkan omelannya terhadap sang jurnalis. Roses berulang kali meneriakkan omelannya sambil menunjuk jurnalis wanita dari Channel 7 tersebut.
"Itu tidak cukup baik," teriak Rose seperti dilansir news.com.au, Selasa (11/2/2014). "Kamu tahu apa yang kamu lakukan," imbuhnya. Rose juga bersumpah tidak akan berbicara dengan jurnalis itu lagi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Media televisi asal Australia tersebut telah memperoleh hak wawancara eksklusif dengan Corby di Bali yang bernilai AUS$ 3 juta atau setara Rp 32 miliar. Semenjak resmi keluar dari LP Kerobokan, Bali kemarin, Corby selalu didampingi oleh pihak Channel 7.
Setelah insiden dengan jurnalis Channel 7 tersebut, Rose kembali keluar dari dalam rumah dengan seorang wanita bernama Jenny yang disebut sebagai tante Corby. Keduanya menyatakan ingin menyampaikan ucapan terima kasih dengan layak kepada orang-orang yang membantu pembebasan bersyarat Corby. Rupanya, ucapan terima kasih mereka kepada Channel 7 sengaja diedit dan dipotong sehingga tidak ditayangkan seluruhnya.
"Jurnalis kurang ajar ini bertindak seolah itu tidak terjadi. Saya hanya ingin berterima kasih kepada semua pendukung Schapelle. Semua peneliti di Expendable, Tony Wilson, seluruh anggota keluarga, keluarga Greg, keluarga Michael, saudar laki-laki saya, dia tidak pernah berhenti bekerja," ucap Rose kepada kerumunan wartawan yang menunggu di depan rumahnya.
"Dan khususnya untuk anak perempuan saya yang cantik, Mercedes yang tinggal di Bali untuk menjaga Schapelle. Dan saya menyayangi anak-anak saya dan itu yang saya inginkan -- berterima kasih kepada orang-orang yang selama ini mendukung kami," imbuhnya.
Rose kembali naik pitam oleh pertanyaan wartawan tentang kapan dia akan menemui Corby di Bali. "Saya tidak tahu ... Saya bilang saya tidak tahu, tidakkah kalian tahu apa maksudnya 'saya tidak tahu'," teriak Rose kepada wartawan, sambil berlalu dan masuk rumah.
Berusaha menenangkan situasi, Jenny menuturkan Rose dan keluarga sedang dalam kondisi yang sangat emosional. "Dia (Rose-red) hanya sangat senang karena putrinya keluar dari penjara, dan dia sangat, sangat emosional sekarang, seperti kami semua," ucapnya.
"Dia merujuk pada wawancara eksklusif yang kami lakukan sebelumnya dan ketika kami melihat tayangannya dan tidak ditayangkan seperti yang dia katakan. Dia ingin berterima kasih kepada semua orang tapi mereka memotongnya," jelas Jenny.
(nvc/ita)











































