Pejabat senior kepolisian Pakistan, Najeeb Ur Rehman mengatakan seperti dilansir Press TV, Selasa (11/2/2014), ledakan bom itu menghantam sebuah rumah di kota Peshawar, dekat dengan sekelompok orang yang tengah menggelar acara doa pemakaman.
Menurut juru bicara rumah sakit Lady Reading di Peshawar, Jamil Shah, lima dari enam korban luka juga wanita. Keseluruhan korban tewas dan luka-luka telah dilarikan ke rumah sakit tersebut. Sejauh ini belum ada pihak yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan bom yang terjadi pada Senin, 10 Februari waktu setempat itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Peshawar merupakan kota terdepan dalam peperangan otoritas Pakistan melawan para pemberontak. Sejak Juli 2007, Pakistan telah dilanda pemberontakan yang dipimpin oleh kelompok Taliban setempat. Menurut data pemerintah Pakistan, lebih dari 40 ribu orang telah tewas di negeri itu akibat serangan-serangan Taliban dan militan-militan terkait Al-Qaeda, yang menentang aliansi Pakistan dengan AS.
(ita/nrl)











































