Bocah tersebut ditemukan tewas di rumahnya di Bandar Rinching, Selangor, Malaysia pada Jumat (7/2) lalu. Anak laki-laki tersebut diyakini bunuh diri dengan menenggak sebotol insektisida atau obat pembunuh hama.
Ibunda korban menyebut kematian putranya berkaitan dengan tindak bullying yang dialaminya di sekolah. Menurut sang ibu, anaknya kerap dipanggil 'bodoh' dan menjadi korban bullying oleh teman-temannya di sekolah.
Bocah ini bersekolah di sebuah sekolah di kawasan Rinching. Pada Ujian Penilah Sekolah Rendah, dia berhasil mendapat empat nilai A. Demikian seperti dilansir New Straits Times, Senin (10/2/2014).
Atas kasus ini, Wakil Direktur Kementerian Pendidikan, Datuk Sufaat Tumin menyatakan, penyelidikan telah mulai dilakukan oleh Departemen Pendidikan Selangor terhadap kematian bocah laki-laki yang tidak disebut namanya itu.
"Departemen Pendidikan setempat melakukan penyelidikan menyeluruh untuk mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi. Tim dari kantor dinas pendidikan yang langsung melakukan penyelidikan, dan tim tersebut akan mengunjungi sekolah untuk menanyai teman-teman korban dan juga para guru," terang Sufaat Tumin.
"Kami akan mencari tahu apa yang terjadi dan mendapat keterangan para saksi," imbuhnya.
(nvc/ita)











































