Seorang pria bersenjata melepaskan tembakan di tengah-tengah misa di Gereja Katedral yang terletak di Pulau Sakhalin, sisi timur Rusia. Akibatnya, dua orang tewas dan enam orang lainnya luka-luka.(nrl/nrl)
Seperti yang dilansir dari AFP, Minggu (9/2/2014), penembak adalah petugas keamanan di sebuah perusahaan swasta. Menurut Komite Investigasi Rusia, ia sudah ditahan langsung setelah peristiwa penembakan namun motifnya masih belum jelas.
Dua orang yang tewas adalah seorang biarawati dan seorang jemaat gereja. Korban lainnya mengalami luka yang bermacam-macam namun tidak mengancam nyawa.
Insiden ini terjadi di kawasan Sakhalin Selatan yang disita dari Jepang bersamaan dengan Kepulauan Kuril oleh pasukan Soviet pada Perang Dunia II. Jepang mengungkapkan bahwa 4 pulau yang ada di sisi selatan Kepulauan Kuril telah mempersulit hubungan ekonomi antara Moskow dan Tokyo dalam beberapa dekade terakhir. Zona lepas pantai dari Pulau Sakhalin adalah pemasok gas alam cair (LNG) bagi Rusia.SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rusia telah meningkatkan keamanan di seluruh negara untuk perhelatan Olimpiade Musim Dingin. Olimpiade itu berlangsung di kota Sochi yang berjarak 7.500 km dari Pulau Sakhalin.
Militan Islam yang ingin mendirikan negara mereka sendiri di Kaukasus Utara dekat Sochi telah mengancam akan mengganggu olimpiade dengan serangan yang ditujukan pada Presiden Rusia Vladimir Putin. Olimpiade Musim Dingin Sochi dibuka pada Jumat (7/1) di tengah keamanan yang ketat. Pengamanan meliputi 37.000 tentara dan polisi yang dikerahkan di "cincin baja" di sekitar kota.
Penembakan Saat Misa di Gereja Rusia, Dua Orang Tewas
Minggu, 09 Feb 2014 17:40 WIB
Moskow -











































