Lagi-lagi pesawat Dreamliner buatan Boeing mengalami masalah. Kali ini, pesawat Dreamliner milik maskapai Air India dipaksa mendarat darurat di Kuala Lumpur, Malaysia secara manual karena sistem komputer pesawat mengalami masalah.
Pesawat Air India ini tengah mengudara dari Melbourne, Australia menuju ke New Delhi, India pada Rabu (5/2) ketika gangguan terjadi. Pihak maskapai menuturkan, terjadi masalah yang biasa disebut 'software glitches' pada sistem komputer pesawat sehingga harus dilakukan pendaratan darurat.
"Pilot kehilangan keyakinan dalam sistem software," ujar juru bicara Air India, Praveen Bhatnagar seperti dilansir AFP, Kamis (6/2/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih lanjut, Bhatnagar menyatakan bahwa masalah yang ada pada pesawat tersebut bukanlah masalah yang begitu serius. Bhatnagar membantah laporan media lokal yang menyebutkan bahwa tiga komputer navigasi pesawat, yang membuat pesawat mampu mengudara dengan auto pilot, mengalami kerusakan.
Pesawat berhasil mendarat dengan selamat di Kuala Lumpur. Namun akibat insiden ini, lebih dari 200 penumpang dan awak pesawat terlantar di bandara Kuala Lumpur semalaman.
Teknisi dari pihak Boeing yang bergegas datang dari Hong Kong ke Malaysia telah melakukan perbaikan terhadap pesawat tersebut. Diharapkan, menurut pihak maskapai, pesawat akan mendarat di New Delhi pada Kamis (6/2) malam waktu setempat. Sejumlah penumpang yang butuh untuk terbang ke New Delhi secara mendesak telah diterbangkan dengan pesawat lainnya.
Pesawat Boeing 787 Dreamliner tergolong sering mengalami masalah semenjak dikenalkan ke publik 2 tahun lalu. Masalah yang muncul seringkali dipicu masalah sistem baterai yang berujung pada grounding pesawat secara besar-besaran.
Masalah teknis yang menimpa pesawat Dreamliner milik Air India sebenarnya pernah terjadi sebelumnya. Pada Oktober 2013 lalu, salah satu panel jet pesawat jatuh ketika melakukan pendaratan di Bangalore. Kemudian pada November 2013 lalu, salah satu pembersih kaca pesawat retak ketika mendarat di Australia.
(nvc/ita)











































