Insiden itu terjadi saat pasukan Israel bentrok dengan warga Palestina saat pengepungan terhadap kamp pengungsi al-Arroub tersebut.
Dalam insiden yang terjadi pada Rabu, 5 Februari waktu setempat, para tentara Israel menembakkan peluru karet dan peluru asli serta gas air mata ke warga Palestina.
Seperti dilansir Press TV, Kamis (6/2/2014), empat anak-anak juga terluka dalam insiden itu.
"Pasukan penjajah menyerang kamp pengungsi al-Arroub nyaris setiap hari dengan peluru karet dan peluru asli serta gas air mata. Itu menjadi kian ganas dalam beberapa hari terakhir," tutur Ahmad Abu Kheran, anggota komunitas setempat.
"Mereka menargetkan kami karena kamp ini terletak sangat dekat dengan pemukiman Israel dan tentara-tentara itu disuruh untuk memata-matai orang-orang di kamp," imbuhnya.
Belum ada pernyataan dari militer Israel mengenai insiden tersebut.
(ita/ita)











































