Menurut saksi mata seperti dilansir News.com.au, Kamis (6/2/2014), sebuah bom dilemparkan ke halaman sekolah tersebut ketika anak-anak tengah bermain.
Fadia al-Barghathi, juru bicara rumah sakit Al-Jala, Benghazi mengatakan, enam anak yang mengalami luka-luka ringan dan sedang dilarikan ke rumah sakit tersebut. Sementara enam anak lainnya, dua di antaranya dalam kondisi serius, dibawa ke rumah sakit lain di Benghazi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saksi-saksi mata melihat seseorang melemparkan bahan peledak ke atas tembok sekolah saatjam istirahat," kata pejabat yang enggan disebutkan namanya tersebut.
Ledakan bom di sekolah pada Rabu, 5 Februari tersebut terjadi setelah patroli unit pasukan khusus Libya, Al-Saiqa diserang oleh sekelompok pria bersenjata di Benghazi. Tak ada yang terluka dalam insiden itu.
Kota Benghazi nyaris setiap hari dilanda serangan-serangan terhadap aparat keamanan dan target lainnya dalam beberapa bulan terakhir.
(ita/nrl)











































