Remaja asal Pakistan bernama Malala Yousafzai yang ditembak kelompok Taliban dinominasikan sebagai peraih World Children's Prize di Swedia. Malala masuk ke dalam nominasi karena dianggap telah memperjuangkan hak pendidikan bagi anak perempuan.
"Dia tak hanya berdiri untuk hak-hak perempuan mendapatkan pendidikan yang layak di Pakistan, tetapi juga di dunia secara keseluruhan," terang seorang anggota juri penghargaan internasional bernama Liv Kjellberg (15).
Dilansir AFP, Kamis (6/2/2014) Malala juga pernah dinominasikan dalam Nobel Peace Prize dan memenangkan hadiah dari Eropean Union's Sakharov dalam menegakkan hak semua anak atas pendidikan pada tahun lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain Malala, dua nama lain yang masuk ke dalam nominasi penghargaan untuk tahun ini adalah John Wood yang merupakan pendiri lembaga amal Room to Read dan Indira Ramanagar, seorang aktivis Nepal yang banyak membantu anak-anak tahanan.
Ketiganya akan menerima hadiah uang tunai senilai USD 100 ribu. Malam penganugerahan akan dilaksanakan di Stockholm pada Oktober 2014 mendatang. World Children's Prize didirikan pada tahun 2000 yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran hak-hak anak di 60 ribu sekolah pada 110 negara.
(fdn/fdn)











































