detikNews
Rabu 05 Februari 2014, 15:40 WIB

Wanita AS Akan Disuntik Mati Atas Pembunuhan Pria Cacat Mental

- detikNews
Wanita AS Akan Disuntik Mati Atas Pembunuhan Pria Cacat Mental
Texas, - Seorang wanita di Amerika Serikat akan dieksekusi mati atas pembunuhan brutal seorang pria yang mengalami keterbelakangan mental. Wanita tersebut akan menjadi napi wanita ke-14 yang dieksekusi mati di AS sejak tahun 1976.

Suzanne Basso akan disuntik mati pada Rabu, 5 Februari pukul 18.00 waktu setempat di Penjara Huntsville, Texas. Demikian seperti diberitakan kantor berita AFP, Rabu (5/2/2014).

Wanita berumur 59 tahun itu dihukum mati atas pembunuhan mengerikan Louis "Buddy" Musso pada tahun 1998. Pembunuhan itu dilakukan terkait asuransi jiwa yang dimiliki korban. Musso dibakar dengan rokok dan dipukuli dengan sabuk, tongkat bisbol dan sepatu boots oleh Basso dan lima orang lainnya. Jasad korban yang rusak parah tak bisa dikenal, dibuang di selokan di Houston pada Agustus 1998.

Saat ditangkap pada September 1999, Basso memiliki berat badan 160 kilogram.

A woman convicted of the brutal murder of a mentally disabled man is poised to become only the 14th female to be executed in the United States since 1976 on Wednesday when she faces death by lethal injection in Texas.

Barring a successful last-ditch appeal, , 59, will be executed by lethal injection at 6:00 pm local time (0000 GMT Thursday) at

Para aktivis antihukuman mati telah memprotes eksekusi mati yang akan dilakukan terhadap Basso. Alasannya, wanita tua yang kini berkursi roda itu bukan ancaman bagi masyarakat.

"Kriteria utama dalam menjatuhkan hukuman mati di Texas adalah bahwa terdakwa dianggap sebagai "bahaya di masa mendatang" bagi masyarakat," kata Richard Dieter dari Pusat Informasi Hukuman Mati, Death Penalty Information Center.

"Sulit untuk melihat bagaimana wanita ini, yang harus memakai kursi roda, akan menjadi ancaman bagi masyarakat jika dia tetap dipenjara seumur hidupnya," imbuh Dieter.

"Dia juga telah menunjukkan berbagai tanda gangguan mental, yang mungkin berperan dalam kejahatannya. Texas memiliki banyak penjahat yang jauh lebih berbahaya, yang mendekam di penjara. Mengeksekusi mati Suzanne Basso tampaknya tidak perlu dan tidak adil," tandasnya.

Pengacara Basso sebelumnya juga telah berdalih bahwa wanita itu mengalami gangguan mental. Napi wanita yang dieksekusi mati di AS terbilang langka. Basso akan menjadi napi wanita ke-14 yang dieksekusi di AS atau kelima di Texas di antara total 1.366 eksekusi mati yang telah dilakukan di AS sejak hukuman mati kembali diberlakukan pada tahun 1976.


(ita/nrl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed