Ledakan-ledakan bom tersebut juga mengenai sebuah restoran dan sebuah pasar khusus suku cadang kendaraan. Rentetan serangan bom ini terjadi saat jam sibuk pagi hari. Demikian disampaikan otoritas Irak seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (5/2/2014).
Menurut pejabat-pejabat keamanan setempat, serangan bom di restoran merupakan aksi bom bunuh diri. Sementara dua ledakan bom lainnya merupakan serangan bom mobil.
Belum ada pihak-pihak yang mengklaim bertanggung jawab atas rentetan ledakan bom tersebut.
Wilayah sekitar gedung Kementerian Luar Negeri Irak tersebut telah beberapa kali diguncang ledakan bom sebelumnya. Khususnya pada Agustus 2009 lalu ketika bom truk besar merusak gedung tersebut. Ledakan bom kembali terjadi pada 2012 lalu menjelang KTT Arab di Baghdad.
(ita/ita)











































