Pihak kebun binatang Chiang Mai Zoo menyatakan seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (4/2/2014), panda bernama Lin Hui tersebut keguguran setelah 128 hari mengandung. Panda betina itu hamil berkat program inseminasi buatan.
"Saya pikir dia tidak menyadari kalau dia telah keguguran," kata Boripat Siriaroonrat, anggota proyek panda di kebun binatang tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bayi panda yang dilahirkan saat itu diberi nama Linping. Dia begitu terkenal sampai-sampai aktivitasnya direkam dan disiarkan oleh sebuah stasiun televisi selama 24 jam. Dia kemudian dikirimkan ke China pada September lalu untuk dikawinkan.
Panda raksasa terkenal akan nafsu seks mereka yang rendah. Hewan ini termasuk di antara binatang yang paling terancam punah di dunia.
Saat ini tak sampai 1.600 ekor panda berada di alam liar seluruh dunia, khususnya di provinsi Sichuan, China. Sementara 300 ekor panda lainnya ditempatkan dalam sangkar di sejumlah negara.
(ita/ita)











































