Lepaskan Diri dari Lingkaran Budak Seks, Shandra Nekat Loncat dari Lantai 2

Lepaskan Diri dari Lingkaran Budak Seks, Shandra Nekat Loncat dari Lantai 2

- detikNews
Senin, 03 Feb 2014 09:36 WIB
Lepaskan Diri dari Lingkaran Budak Seks, Shandra Nekat Loncat dari Lantai 2
Shandra Woworuntu (AFP)
Washington - Meski dipaksa menjadi budak seks di Amerika Serikat, wanita Indonesia, Shandra Woworuntu tidak kenal menyerah. Kesempatan untuk menyelamatkan diri muncul ketika Shandra dalam penyekapan.

Dituturkan Shandra (36), seperti dilansir AFP, Senin (3/2/2014), saat itu dirinya melihat ada jendela kamar mandi yang terbuka. Meskipun lokasinya berada di lantai dua, Shandra nekat meloncat dari jendela tersebut. Tidak diketahui pasti lokasi Shandra saat itu karena dia dipindah-pindah dari satu mucikari ke mucikari lainnya.

Saat itu, Shandra membujuk salah satu korban lainnya untuk ikut menyelamatkan diri bersama. Keduanya melompat dari jendela lantai dua dan ajaibnya mereka berhasil selamat tanpa cedera.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berhasil lolos dari lingkaran budak seks tak lantas membuat hidup Shandra yang saat itu berusia 25 tahun menjadi lebih mudah. Dia menjalani kehidupan yang keras di jalanan. Shandra pergi mendatangi kantor polisi, gereja hingga FBI untuk melaporkan peristiwa tragis yang dialaminya namun tidak ada satupun yang mempercayainya.

Tidak banyak hal yang bisa dilakukan Shandra saat itu, terlebih semua dokumen dan juga paspor miliknya telah disita oleh mucikari sejak awal. Hingga akhirnya Shandra menemukan bantuan dari sebuah badan khusus untuk korban kekerasan dan kriminal setempat bernama Safe Horizon. Kisah kelam kehidupan Shandra sangat mengerikan, namun menurut badan tersebut insiden semacam ini tergolong sering terjadi.

Organisasi anti-perdagangan manusia setempat, The Alliance To End Slavery and Trafficking memperkirakan ada sekitar 14 ribu - 17 ribu wanita, pria dan anak-anak yang diselundupkan masuk ke wilayah AS secara ilegal, setiap tahunnya. Sindikat perdagangan manusia semacam ini cukup terorganisasi dengan baik sehingga susah dilacak.

"Ini merupakan kejahatan terencana dan mereka sangat terencana dengan mata. Dan apa yang kita lihat adalah mereka semakin lama semakin canggih dalam melakukan aksinya," ujar Direktur Aliansi tersebut, Melysa Sperber.

Shandra pergi ke AS pada tahun 2001 lalu dengan harapan bekerja di sebuah hotel di Chicago, AS setelah mengikuti tes pekerjaan yang dilihatnya di koran. Namun sesampainya di AS, Shandra malah dijual oleh orang-orang yang memasang iklan di koran. Mereka menjemput Shandra di bandara, menodongkan pistol, dan menjualnya ke mucikari.

Di malam pertama keberadaannya di AS, Shandra telah jatuh ke tangan seorang mucikari yang memaksanya melayani pria hidung belang di sebuah hotel di New York. Shandra dijual dari satu mucikari ke mucikari lainnya. Dia kemudian dijadikan budak seks di AS.

(nvc/trq)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads