Wanita berusia 48 tahun yang tidak disebut namanya ini tengah menggunakan eskalator di salah satu stasiun kereta bawah tanah pada Kamis (30/1) pagi waktu setempat. Tiba-tiba syal yang dikenakannya tersangkut pada eskalator tersebut.
"Dia berusaha menarik syal tersebut agar lepas, tapi rambutnya malah ikut terjerat dan akhirnya dia tewas tercekik," terang juru bicara kepolisian setempat seperti dilansir AFP, Jumat (31/1/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Seorang pengguna metro menghubungi 911 dan ketika polisi tiba di lokasi, dia dinyatakan sudah tewas," terang seorang polisi lainnya, Jean-Pierre Brabant kepada The Gazette.
Insiden ini tidak hanya mengejutkan para pengguna kereta metro namun juga petugas layanan darurat setempat. Bom Lamle yang merupakan juru bicara layanan ambulans kota Montreal mengaku sama sekali belum pernah menyaksikan insiden semacam ini selama 30 tahun bertugas.
Para pengguna metro menyampaikan kekagetannya ketika mengetahui seseorang tewas karena melakukan hal yang sehari-hari dilakukan, bahkan tergolong sering. "Secara personal, saya sangat trauma karena saya menggunakan eskalator itu setiap harinya. Saya akan lebih berhati-hati sekarang, terutama soal benda yang menggantung ke bawah atau tali sepatu," ucap pengguna metro berusia 13 tahun bernama Philippe Silyutin.
Terdapat sebuah tombol darurat pada bagian atas dan bawah eskalator tersebut, sama seperti eskalator lainnya. Polisi tidak mengetahui pasti apakah ada salah satu pengguna metro untuk menghentikan laju eskalator tersebut ketika insiden terjadi.
Secara terpisah, seorang teknisi yang biasa menangani eskalator menyatakan, bahwa selama 9 tahun terakhir eskalator tersebut memiliki mekanisme keselamatan yang mampu mencegah insiden semacam ini.
(nvc/fdn)











































