Dalam pernyataannya, kelompok yang menyebut dirinya Ansar Beit al-Maqdis atau yang disebut juga Partisans of Jerusalem ini menyerukan kepada warga muslim di Mesir untuk menjauhi setiap gedung polisi yang ada. Pernyataan mereka diposting pada situs yang biasa digunakan oleh kelompok militan setempat. Demikian seperti dilansir AFP, Sabtu (25/1/2014).
Kelompok ini mengakui telah meledakkan bom mobil yang ditempatkan di luar markas besar kepolisian di Kairo pada Jumat (24/1) pagi. Ledakan tersebut menewaskan 4 orang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dalam konteks ini, kami mengulang seruan kami kepada warga Mesir untuk menghindari gedung-gedung aparat keamanan dan kepolisian, karena kami sedang berusaha keras menghindari melukai warga muslim," demikian bunyi pernyataan tersebut.
Kelompok yang sama sebelumnya bertanggung jawab atas sejumlah serangan bom mematikan yang melanda wilayah Mesir pasca penggulingan Mohamed Morsi dari kursi presiden pada Juli 2013 lalu.
(nvc/nwk)










































