Seorang wanita asal Swiss ditahan di Spanyol karena membawa kabur bayinya yang sakit. Namun saat dalam penahanan, wanita ini malah menghabisi nyawa bayi laki-lakinya yang masih berusia 10 bulan. Sadis!
Wanita berusia 40 tahun yang tidak disebut namanya ini, berada dalam penahanan kepolisian setempat sambil dirawat di rumah sakit di wilayah pantai Torrevieja, Spanyol. Namun rupanya dia berhasil mengelabui petugas yang menjaganya untuk melakukan tindakan keji tersebut.
"Dia (wanita tersebut) menggorok leher anaknya dengan pisau dapur dan kemudian menggorok lehernya sendiri. Prognosanya serius. Luka pada lehernya cukup serius," jelas juru bicara Kepolisian Spanyol seperti dilansir AFP, Jumat (24/1/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Polisi melihatnya melakukan gerak-gerik aneh dan kemudian berusaha menghentikannya. Polisi melihatnya menggorok leher bayinya dan kemudian berusaha menggorok lehernya sendiri. Semuanya terjadi cukup cepat. Dia berhasil menggorok lehernya, namun polisi berhasil mencegahnya," terang juru bicara tersebut.
Kepolisian Swiss menerbitkan surat penahanan internasional setelah wanita ini menculik bayinya yang dirawat di sebuah pusat penampungan bayi di Zurich, Swiss pada malam Natal, Desesember 2013 lalu. Bayinya diketahui menderita hydrocephalus, akibat banyaknya tekanan di dalam otak.
Wanita ini telah kehilangan hak asuh atas anaknya tersebut. Namun tidak dijelaskan lebih lanjut penyebab dia kehilangan hak asuh anaknya.
Kepolisian Spanyol menangkap wanita ini di sebuah supermarket di wilayah Torrevieja setelah seorang warga setempat melapor ke polisi soal keberadaannya. Polisi membawa wanita ini beserta bayinya ke sebuah rumah sakit setempat agar sang bayi bisa mendapat perawatan intens.
(nvc/ita)











































