Aksi-aksi unjuk rasa ini dilakukan beberapa hari menjelang peringatan revolusi 2011 yang mengakhiri 30 tahun kekuasaan diktator Hosni Mubarak. Demikian seperti diberitakan Press TV, Kamis (23/1/2014).
Dalam aksi demo yang berlangsung di Lapangan Talaat Harb di Kairo pada Rabu, 22 Januari malam waktu setempat, para demonstran membakar bendera-bendera Amerika Serikat. Para demonstran menuding Washington mendukung pemerintahan interim Mesir bentukan militer. Massa pun meneriakkan slogan-slogan menentang militer Mesir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam aksi unjuk rasa besar-besaran itu, para pendukung Morsi juga terus menuntut dikembalikannya Morsi ke kursi kepresidenan.
Lebih dari 1.000 orang telah tewas dalam berbagai kekerasan sejak Morsi digulingkan tahun 2013 lalu. Mesir telah dilanda aksi-aksi demo besar-besaran sejak militer menggulingkan pemerintahan Morsi pada awal Juli 2013.
(/)











































