Pejabat-pejabat Pakistan mengatakan seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (21/1/2014), serangan ini dilancarkan militer Pakistan sebagai pembalasan atas dua serangan bom terbaru yang menargetkan militer.
Jet-jet tempur mulai menggempur target-target pada sekitar pukul 12.30 waktu setempat tadi. Diikuti kemudian dengan serangan sejumlah helikopter tempur.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut pejabat tersebut, sejumlah warga asing dan seorang komandan Taliban di Punjab termasuk di antara para korban tewas.
Serangan udara ini terjadi sehari setelah serangan bom bunuh diri di sebuah pasar dekat markas besar militer Pakistan. Sebanyak 13 orang tewas dalam serangan itu termasuk delapan tentara dan tiga anak-anak.
Sebelumnya pada Sabtu, 18 Januari lalu, aksi bom mobil bunuh diri juga terjadi di kota Bannu dan merenggut 39 nyawa, termasuk 8 tentara dan 26 personel militer. Itu merupakan serangan paling mematikan terhadap militer Pakistan dalam beberapa tahun terakhir.
Kelompok militan Taliban Pakistan, Tehreek-e-Taliban Pakistan (TTP) mengklaim mendalangi serangan-serangan bunuh diri itu.
(ita/nrl)











































