Penangkapan ini merupakan yang keenam kalinya terjadi beberapa minggu ini, terutama yang melibatkan kepergian ke Turki, yang berbatasan dengan Suriah. Namun Kepolisian Metropolitan London menolak untuk menjelaskan apakah penangkapan ini terkait dengan konflik yang terjadi di Suriah. Sejumlah warga Inggris pergi ke sana untuk berperang melawan kelompok militan.
"Ini tidak terkait dengan ancaman bagi Inggris," terang seorang juru bicara kepolisian Inggris seperti dilansir AFP, Selasa (21/1/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah menjalani pemeriksaan, akhirnya dia resmi ditahan pada Senin (20/1) dini hari. Tidak disebutkan lebih lanjut identitas pemuda ini. Namun dia dijerat pasal keterlibatan dalam persiapan dan propaganda tindak pidana terorisme.
Selain pemuda ini, kepolisian Inggris juga menangkap sejumlah orang lainnya terkait terorisme. Pekan lalu, dua pemuda berusia 21 tahun asal Birmingham diadili karena pergi ke Suriah untuk tujuan terorisme. Kedua pemuda bernama Mohammed Nahin Ahmed dan Yusuf Sawar tersebut ditangkap di Bandara Heathrow, London pada 13 Januari lalu usai tiba dari Istanbul.
Masih pekan lalu, seorang pemuda lainnya yang juga berusia 21 tahun dan berasal dari Birmingham ditangkap atas kecurigaan mengikuti kamp pelatihan teroris di Suriah. Pemuda ini juga ditangkap di bandara usai tiba dari Istanbul.
Penangkapan lainnya dilakukan terhadap dua wanita Inggris yang masing-masing berusia 26 tahun dan 27 tahun. Keduanya dicurigai terlibat aksi terorisme, namun tidak dijelaskan lebih lanjut aksi yang dimaksud.
Menteri Luar Negeri William Hague menyebutkan bahwa ratusan warga Inggris diyakini pergi ke Suriah untuk berperang melawan militan di sana. Namun seorang jihadis yang membelot dan kabur dari Suriah menuturkan kepada Daily Telegraph bahwa Al-Qaeda tengah melatih ratusan warga Inggris di Suriah untuk menjadi jihadis.
(nvc/ita)











































