Kenneth Bae, WN AS yang Ditahan di Korut Minta Dibebaskan

Kenneth Bae, WN AS yang Ditahan di Korut Minta Dibebaskan

- detikNews
Selasa, 21 Jan 2014 04:08 WIB
Kenneth Bae, WN AS yang Ditahan di Korut Minta Dibebaskan
Foto: The Independent
Pyongyang, - Kenneth Bae yang dipenjara di Korea Utara selama satu tahun, meminta pemerintah AS untuk membebaskannya. Permintaan ini disampaikan Bae yang juga warga negara AS dalam jumpa pers yang dilaksanakan di Pyongyang.
Seperti dilansir dari The Independent, Senin (20/1/2014), Bae ditangkap atas tuduhan perbuatan kriminal terhadap negara pada November 2012 saat sedang memimpin grup wisata.

Mahkamah Agung Korea Utara mendakwanya menggunakan bisnis pariwisata miliknya untuk membentuk grup-grup yang bertujuan menggulingkan pemerintahan.

Bae dijatuhi hukuman 15 tahun kerja paksa dan itu merupakan hukuman terlama bagi tahanan Amerika Serikat di Korea Utara dalam beberapa tahun terakhir. Keluarga dari pria berusia 45 tahun ini menduga bahwa ia ditahan karena ia seorang penganut Kristen.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bae dipindahkan dari kemah pekerja ke rumah sakit pada musim panas yang lalu akibat kesehatannya yang memburuk. Keluarganya menyebutkan bahwa ia menderita diabetes, pembengkakkan hati, dan cidera punggung yang membuat ia tidak bisa berdiri lebih dari 30 menit.

Dalam konferensi pers, Bae berharap pemerintah AS dapat berusaha sekuat tenaga untuk membebaskannya. Permohonan itu datang setelah adiknya, Terri Cheung, menuduh mantan pemain basket NBA Dennis Rodman pada awal Januari membahayakan pembebasan kakaknya.

Rodman dalam wawancara di AS mengatakan ia tidak mendiskusikan pembebasan Bae dengan pemimpin Korea Utara ketika dirinya menggelar pertandingan basket pameran untuk ulang tahun pemimpin Kim Jong Un.

Ia juga menyebutkan bahwa Bae bertanggungjawab atas penahanan tersebut. Belakangan, Rodman meminta maaf dan mengatakan bahwa ia minum alkohol sebelum wawancara.

Kenneth Bae lahir di Korea Selatan dan pindah ke AS pada tahun 1985 bersama orang tua dan saudara perempuannya. Sebelum ditahan, Bae tinggal di Cina selama 7 tahun bersama istri dan anak tirinya.

Menurut adiknya, Bae mengelola bisnis pariwisata dan memimpin 18 perjalanan resmi ke Korea Utara.


(fdn/fdn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads