Kematian istri menteri India setelah membeberkan perselingkuhan suaminya masih misterius. Hasil autopsi menunjukkan kematian Sunanda Pushkar "tiba-tiba dan tidak wajar".Β
Pada jasadnya juga ditemukan tanda-tanda cedera, meski para dokter menegaskan, hal itu bukan berarti luka-luka tersebut menyebabkan kematian wanita berumur 52 tahun itu.
"Ini laporan sementara namun kami bisa katakan bahwa ini kasus kematian tiba-tiba yang tak wajar. Ada luka-luka tertentu pada jasadnya namun kami tak bisa memberikan detailnya saat ini," kata Dr. Sudhir Gupta, kepala dewan autopsi di rumah sakit All India Institute of Medical Sciences yang melakukan autopsi atas jasad Sunanda, seperti dilansir CNN, Senin (20/1/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, Sunanda mengaku sengaja meng-hack akun Twitter suaminya. Dengan akun tersebut, wanita itu mengirim pesan yang isinya membeberkan perselingkuhan suaminya dengan jurnalis asal Pakistan.
Skandal perselingkuhan ini kemudian muncul di halaman depan sejumlah surat kabar setempat. Hal ini setelah serangkaian pesan aneh muncul pada akun Twitter milik Tharoor yang menjabat Menteri Tenaga Kerja India itu.
Pesan-pesan aneh tersebut membuat penasaran publik. Tharoor yang dikenal ramah ini diketahui sudah tiga kali menikah. Media-media setempat menampilkan, sejumlah pesan yang menunjukkan komunikasi antara Tharoor (57) dengan jurnalis Pakistan bernama Mehr Tahrar (45).
Dalam salah satu pesan, Tahrar mengakui cintanya kepada Tharoor. Namun dalam pesan lainnya, Tharoor mengatakan bahwa istrinya telah mengetahui perselingkuhannya dengan Tahrar.
Istri Tharoor, Sunanda yang seorang mantan pengusaha ini menikah dengan Tharoor pada tahun 2010 lalu. Kepada media setempat, dia mengakui telah mengirimkan pesan-pesan aneh dengan akun Twitter Tharoor tersebut.
"Perempuan itu mengejar-ngejarnya... Pria memang bodoh... Perlu kalian semua ketahui, wanita itu seorang agen Pakistan. Di mana cinta, di mana kesetiaan di dunia ini? ... Saya benar-benar bingung," ucap Sunanda seperti dikutip Indian Express.
Atas tudingan perselingkuhan itu, sang jurnalis, Tahrar membantah kerasnya. Tahrar dan Sunanda sempat terlibat perang Twitter terkait tudingan itu.
(ita/nrl)










































