Salah seorang penyerang meledakkan bom yang dibawanya di luar restoran Taverna du Liban di kawasan Wazir Akbar Khan dan kemudian dua pria bersenjata menyerbu masuk ke resto yang populer di kalangan warga asing itu. Mereka langsung melepaskan tembakan secara membabi-buta.
Di antara para korban tewas termasuk seorang perwakilan IMF dan tiga staf PBB. "Ini berita tragis, dan kami semua di badan ini sangat terpukul," kata Direktur Pelaksana IMF Christine Lagarde dalam statemennya seperti dilansir kantor berita AFP, Sabtu (18/1/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wakil Menteri Dalam Negeri Afghanistan Mohammad Ayoub Salangi mengatakan, dua dari para penyerang menyerbu masuk ke restoran yang dijaga ketat itu setelah ledakan terjadi pada Jumat, 17 Januari sekitar pukul 19.30 waktu setempat.
"Setidaknya 14 orang telah tewas. Seorang penyerang bunuh diri meledakkan dirinya di luar restoran dan dua lainnya masuk ke dalam dan membabi-buta membunuhi orang-orang," imbuh Salangi.
Sebagian besar korban dalam peristiwa itu adalah warga asing. Ketiga penyerang juga tewas dalam insiden itu. Kelompok militan Taliban dengan cepat mengklaim bertanggung jawab atas serangan itu.
(ita/ita)











































