Bahkan menurut media mingguan Le Nouvel Observateur, Hollande ingin berpisah dari Trierweiler, yang meskipun tidak dinikahi oleh Hollande, namun dia mendapatkan perlakuan layaknya Ibu Negara Prancis. Namun Hollande mengurungkan niatnya itu setelah Trierweiler dilarikan ke rumah sakit karena shock mendengar kabar perselingkuhan itu.
Semula, Hollande ingin meminta Trierweiler menandatangani pengumuman perpisahan mereka pekan lalu. Namun kemudian Hollande membatalkan niatnya itu karena khawatir dia akan dianggap kejam dan tidak sensitif.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Yang menarik, menurut majalah tersebut, Trierweiler bersikeras untuk tidak mau dicampakkan begitu saja oleh pemimpin Sosialis itu. "Mau memaafkan, tapi tidak mau pergi," tulis majalah itu mengenai sikap wanita berumur 48 tahun itu.
Sebelumnya dalam sebuah konferensi pers, Hollande mengatakan dirinya akan memutuskan tentang siapa wanita pilihannya sebelum kunjungan ke Gedung Putih pada 11 Februari mendatang. Wanita itulah yang nanti akan menyertai lawatan kenegaraan Hollande sebagai Ibu Negara Prancis. Dalam kunjungan itu, Hollande dan pasangannya akan melakukan pertemuan dengan Presiden AS Barack Obama dan Ibu Negara Michelle Obama.
(ita/ita)











































