Media Jiji Press melaporkan seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (16/1/2014), kedua korban tersebut adalah nakhoda kapal yang berumur 67 tahun dan seorang awak kapal berumur 66 tahun. Kedua pria itu telah dikonfirmasikan meninggal di rumah sakit. Sementara dua orang lainnya berhasil selamat.
Tayangan televisi memperlihatkan lambung kapal nelayan terbalik di Laut Seto Inland di Hiroshima setelah tabrakan dengan Osumi, kapal transpor Angkatan Laut Jepang. Insiden itu terjadi pada Rabu, 15 Januari sekitar pukul 8 pagi waktu setempat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, juru bicara penjaga pantai setempat mengatakan, dari keempat orang tersebut, dua di antaranya tetap dalam kondisi sadar. Namun dua lagi, termasuk sang kapten kapal, dalam kondisi tak sadarkan diri.
Otoritas penjaga pantai pun telah membentuk tim untuk menyelidiki peristiwa ini. "Penjaga pantai telah mulai melakukan investigasi atas penyebabnya," kata Kepala Menteri Kabinet Jepang Yoshihide Suga. "Saya ingin menyampaikan simpati sepenuh hati saya kepada mereka yang menjadi korban," imbuhnya.
Menteri Pertahanan Itsunori Onodera pun menyampaikan penyesalan mendalam atas insiden tersebut. Dia pun berjanji bahwa kementeriannya akan bekerja sama penuh dengan otoritas penjaga pantai dalam penyelidikan atas penyebab tabrakan ini.
(ita/ita)











































