"Dari penghitungan terbaru yang kami miliki, jumlah korban jiwa mencapai 19 orang," kata Lawan Tanko, kepala kepolisian negara bagian Borno kepada kantor berita AFP, Rabu (15/1/2014).
Sejumlah media melaporkan bahwa korban jiwa mencapai 30 orang dalam ledakan bom itu. Namun Tanko membantah hal tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Belum ada pihak yang mengklaim bertanggung jawab atas ledakan bom mobil terbaru ini. Namun sebelumnya, kelompok Boko Haram pernah mengklaim serangan terhadap target militer di Maiduguri pada Desember 2013 lalu.
Maiduguri dianggap sebagai rumah spiritual Boko Haram, yang ingin menciptakan negara Islam di Nigeria utara. Kelompok ini dinyatakan sebagai organisasi teroris internasional oleh pemerintah Amerika Serikat.
(ita/ita)










































