Pengerahan penasihat militer itu menandai pertama kalinya personel AS ditempatkan di Somalia sejak 1993, ketika dua helikopter Blackhawk ditembak jatuh dan 18 warga AS tewas dalam operasi yang berakhir bencana itu.
"AS telah membentuk sel koordinasi militer di Somalia untuk memberikan pelatihan dan dukungan bagi African Union Mission in Somalia (AMISOM) dan pasukan keamanan Somalia guna meningkatkan kemampuan mereka dan menciptakan perdamaian dan keamanan di seluruh Somalia dan wilayah tersebut," tutur juru bicara Komando Afrika AS Kolonel Tom Davis dalam statemennya seperti dilansir AFP, Sabtu (11/1/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tim kecil itu ditempatkan di bandara Mogadishu dan bekerja bersama-sama misi Uni Afrika untuk menghadapi kelompok-kelompok militan.
Langkah AS ini diambil seiring Washington meningkatkan bantuan militernya untuk Afrika di tengah meningkatnya kekhawatiran mengenai para militan terkait Al-Qaeda di Libya, Mali, Somalia dan negara-negara lainnya.
(ita/ita)











































