Insiden ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan menjelang rencana demonstran untuk "melumpuhkan" Bangkok mulai pekan depan.
Dalam insiden penembakan yang terjadi hari ini, salah seorang demonstran terluka parah setelah sekelompok pria bersenjata tak dikenal menembaki kerumunan demonstran di Bangkok. Aksi penembakan demonstran tersebut terjadi dua kali.
"Serangan pertama terjadi pukul 02.30 waktu setempat dan melukai dua orang, termasuk seorang penjaga keamanan demo. Insiden kedua terjadi beberapa jam kemudian dan melukai lima demonstran," ujar pejabat kepolisian Thai, Prawut Thavornsiri seperti dilansir kantor berita AFP, Sabtu (11/1/2014).
Jumlah korban cedera tersebut dibenarkan oleh pusat medis emergensi setempat, yang menyampaikan bahwa seorang korban dalam kondisi kritis.
Para demonstran terus menggelar aksi demo untuk menggagalkan rencana pemilu yang akan digelar pada 2 Februari mendatang. Massa pun terus mendesak pengunduran diri Perdana Menteri Yingluck Shinawatra.
Delapan orang telah tewas, temasuk seorang polisi dalam berbagai bentrokan dan kekerasan beberapa pekan terakhir. Puluhan orang lainnya luka-luka. Pemerintah Thai pun mengkhawatirkan rencana demo besar-besaran yang akan digelar pada 13 Januari mendatang bisa menimbulkan kekerasan lebih parah. Dalam aksi tersebut, para demonstran telah bertekad akan melumpuhkan aktivitas pemerintahan di Bangkok.
(ita/ita)











































