Kondisi mantan Perdana Menteri (PM) Israel Ariel Sharon terus mengalami penurunan. Pihak rumah sakit menyebut Sharon kini dalam kondisi sangat kritis dan sangat buruk. Keluarganya terus mendampingi Sharon di rumah sakit.
"Dalam beberapa jam terakhir, telah terjadi penurunan dalam kondisi medis Ariel Sharon," kata juru bicara Sheba Medical Center di Tel Hashomer, Israel seperti dilansir CNN, Jumat (10/1/2014).
"Dia terus berada dalam kondisi kritis," imbuh juru bicara tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sharon telah berada dalam kondisi koma selama 8 tahun. Pria berumur 85 tahun itu belakangan telah mengalami disfungsi sejumlah organ vital. Selama ini pemberitaan mengenai kondisinya nyaris tak pernah terdengar. Sampai akhirnya beberapa hari lalu para dokter menyampaikan bahwa kondisinya telah menurun drastis.
Sharon mengalami koma usai mendapat serangan stroke pada 4 Januari 2006. Ia kemudian dioperasi selama tujuh jam menyusul pendaharan otak yang dialaminya tidak lama setelah dikirimkan ke rumah sakit. Sejak saat itu nyawa Sharon bergantung pada alat penunjang kehidupan.
Setahun silam tim dokter melaporkan, kondisi kesehatan Sharon menunjukkan kemajuan lantaran otaknya mulai kembali "aktif." Namun begitu, kondisi Sharon saat itu tidak lekas membaik. Sejak 2006 dia tidak menunjukkan tanda-tanda akan kembali sadar.
(ita/nrl)











































