Kelompok pemantau HAM Suriah, Syrian Observatory for Human Rights mengatakan, beberapa wanita dan anak-anak termasuk di antara korban jiwa dalam ledakan itu. Bom mobil tersebut juga menewaskan sejumlah anggota milisi pro-rezim Presiden Bashar al-Assad.
Menurut Observatory seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (9/1/2013), ledakan dahsyat itu terjadi di dekat sebuah sekolah di desa tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Observatory, korban jiwa bisa bertambah mengingat banyak korban luka yang saat ini dalam kondisi kritis.
Konflik Suriah telah menewaskan lebih dari 100 ribu jiwa sejak pertama kali pecah pada Maret 2011 lalu. Sejumlah pemimpin dunia telah terang-terangan menyerukan pengunduran diri Assad guna menghentikan perang saudara di negeri itu.
(ita/nrl)










































