PM Turki Kembali Serukan Pengunduran Diri Presiden Suriah

PM Turki Kembali Serukan Pengunduran Diri Presiden Suriah

Rita Uli Hutapea - detikNews
Selasa, 07 Jan 2014 16:05 WIB
PM Turki Kembali Serukan Pengunduran Diri Presiden Suriah
Bashar al-Assad (AFP)
Ankara, - Perdana Menteri (PM) Turki Recep Tayyip Erdogan kembali mendesak untuk menurunkan Presiden Suriah Bashar al-Assad dari tampuk kekuasaan.

Ditegaskan Erdogan, konferensi perdamaian mengenai Suriah yang akan kembali digelar PBB di Jenewa, Swiss harus bekerja untuk mewujudkan pelengseran Assad, sebab dia bertanggung jawab atas kematian ribuan warganya.

"Dalam Jenewa 2, kita harus memastikan bahwa... semua langkah tak akan gagal... sehingga kita bisa menciptakan era tanpa Bashar al-Assad," tutur Erdogan mengenai pembicaraan damai yang akan kembali digelar bulan ini di Swiss, seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (7/1/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Konflik Suriah diperkirakan telah merenggut lebih dari 130 ribu nyawa. Konflik ini juga telah menyebabkan jutaan orang meninggalkan rumah-rumah mereka.

"Orang yang telah membiarkan itu terjadi, yang kini masih tetap berada di puncak negara, ini tak bisa diterima," cetus Erdogan.

Wakil juru bicara PBB, Farhan Haq mengatakan, Sekjen PBB Ban Ki-moon telah mulai mengirimkan undangan untuk pertemuan yang diberi nama Jenewa 2 tersebut.

Namun sekutu utama Assad, Iran tidak masuk dalam daftar undangan. Hal ini bisa mendorong oposisi Suriah, Koalisi Nasional untuk ikut serta dalam pertemuan tersebut. Sebab selama ini, Koalisi Nasional bersikeras agar Iran tidak diundang ke pertemuan Jenewa 2.

Tercatat ada 30 negara yang diundang ke pembicaraan damai di Jenewa itu. Mereka termasuk Arab Saudi yang merupakan pendukung utama oposisi Suriah, serta lima negara anggota tetap Dewan Keamanan PBB, juga para negara tetangga Suriah seperti Turki, Irak dan Yordania.

(ita/nrl)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads