Pengadilan setempat menyatakan pria berusia 63 tahun ini bersalah menerima suap dari seorang pengusaha konstruksi bernama Irina Jianu. Nastase menjabat PM Rumania pada periode pemerintahan tahun 2000-2004.
Menurut pengadilan, suap tersebut diterima Nastase sebagai imbalan atas penunjukan Jianu sebagai Kepala Departemen Pekerjaan Umum Rumania, yang merupakan posisi senior dalam pemerintahan Rumania. Demikian seperti dilansir AFP, Selasa (7/1/2014).
Terungkap dalam pengadilan bahwa Jianu menggulirkan sejumlah dana untuk membiayai aktivitas belanja Nastase dengan istrinya, Daniela pada periode tahun 2002-2004 lalu. Tidak hanya itu, puluhan kapal kargo digunakan untuk mengangkut barang-barang yang dibeli dari luar negeri ke Rumania.
Barang-barang tersebut antara lain, perabotan rumah tangga, patung tembaga dan bahkan hiasan sayuran plastik. Pengadilan mengungkapkan, Jianu juga yang membiayai balik nama dua vila milik Nastase.
Selain terbukti bersalah menerima suap, Nastase juga dinyatakan bersalah mengancam mantan diplomat Rumania di Hong Kong yang membantu aktivitas belanjanya di sana. Nastase mengancam akan membocorkan bahwa diplomat tersebut seorang agen intelijen yang menyamar.
"Vonis ini sangat mengerikan, tidak adil, pembalasan dendam yang kotor," ucap Nastase kepada wartawan sebelum dijebloskan ke penjara. Dia dipenjara di penjara Rahova yang terletak di pinggiran Bucharest.
(nvc/ita)











































