Laporan dari BBC, Senin (6/1/2014), saat itu pemerintah sedang melakukan konvoi. Tetapi tiba-tiba sebelum sampai lokasi dituju, pasukan itu malah disergap dan diserang dengan senjata api kelas berat.
Pemerintah mengatakan, penyerangan itu merupakan rangkaian dari upaya gencatan senjata yang tidak disetujui pihak kontra pemerintah. Perlu diketahui, pemerintah dan pihak pemberontak berencana akan menggelar pertemuan di Ethopia untuk membicarakan gencatan senjata.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Atas hal itu, pendukung Machar yang sebagian adalah oposisi dan gerilyawan makin geram. Dilaporkan hingga saat ini sudah hampir 200 ribu orang harus mengungsi akibat konflik Sudan yang berkepanjangan.
(rvk/rvk)











































