Wu Yechang dijatuhi hukuman mati oleh pengadilan di Guigang, Guangxi Zhuang. Dia juga diwajibkan membayar uang kompensasi kepada keluarga korban sebesar 19.316 Yuan atau setara Rp 39 juta. Demikian seperti dilansir AFP, Jumat (3/1/2014).
Aksi keji tersebut dilakukan Wu pada September 2012 lalu. Wu mendatangi sebuah sekolah dasar di distrik Pingnan dan menyerang anak-anak sekolah dengan kapak. Nahas, tiga anak tewas dan sebanyak 13 lainnya luka-luka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kasus kekerasan terhadap anak memang terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Salah satunya insiden yang terjadi pada tahun 2012 lalu, ketika seorang pria menusuk 22 anak SD di Provinsi Henan. Untungnya tidak ada korban tewas dalam insiden ini. Luka yang dialami para korban juga tidak membahayakan nyawa mereka.
Pada sepanjang tahun 2010 lalu, serangkaian insiden brutal menewaskan 15 anak dan dua warga dewasa serta melukai lebih dari 80 orang di sejumlah wilayah China. Sebagian besar serangan terjadi di lingkungan sekolah.
Akibatnya, otoritas setempat memutuskan untuk meningkatkan pengamanan di sekitar sekolah setempat. Penelusuran terhadap penyebab utama aksi keji semacam ini juga terus dilakukan oleh aparat setempat.
(nvc/nwk)











































