Menlu AS Ingin Konflik Israel-Palestina Berakhir

Menlu AS Ingin Konflik Israel-Palestina Berakhir

Ayunda W. Savitri - detikNews
Rabu, 01 Jan 2014 10:21 WIB
Jakarta - Konflik berkepanjangan antara Israel dan Palestina telah lama menarik perhatian dunia, termasuk Amerika Serikat (AS). Menteri Luar Negeri AS John Kerry mengungkapkan harapannya untuk meredam konflik antara keduanya. Menurut informasi dari salah seorang pejabat senior di Departemen Luar Negeri pada Selasa (31/12), Kerry akan melakukan pembicaraan seputar perdamaian pekan ini sebelum mencapai kesepakatan pada April mendatang.

Rencananya, pria yang menjabat sebagai Menlu AS sejak 1 Februari itu akan melakukan kunjungan pertamanya untuk membicarakan perdamaian setelah libur Natal usai. Israel dan Palestina diharapkan dapat mencapai kesepakatan perdamaian pada Juli.

Meski demikian, Kerry tidak berharap banyak apalagi dapat menghasilkan terobosan besar selama kunjungannya nanti. Ia hanya menginginkan kedua belah pihak terdorong untuk menyepakati kerangka prinsip-prinsip yang dirancangnya, seperti keamanan, masa depan Jerusalem, dan nasib para pengungsi sesegera mungkin. Selain itu, Israel juga diharapkan mau melepas 26 tahanan Palestina.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kerangka ini merupakan dasar untuk negosiasi perjanjian perdamaian final antara kedua belah pihak. Hal ini dikarenakan, garis atau pedoman untuk mencapai kesepakatan akhir terlihat secara lebih detail," tutur seorang pejabat yang enggan disebut identitasnya, seperti dikutip detikcom dari Reuters, Rabu (1/1/2014).

Sebelumnya, ia sempat menolak berkomentar perihal kesepakatan yang dirancang oleh para pejabatan AS untuk April mendatang.

"Ini menjadi proses dari dua tahap, yakni mencakup kesepakatan mengenai kerangka kerja untuk negosiasi dan perjanjian status permanen atau perjanjian damai," imbuhnya.

Ia juga menambahkan, mereka sudah siap menjembatani kesenjangan antara kedua negara yang terlibat sengketa itu. Ia pun berharap dapat mencapai kesepakatan kerja ini sesegera mungkin.



(van/van)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads