Sial bagi mereka, pemilik rumah menolak dan polisi juga tak tertipu. Keduanya pun ditangkap dan digelandang ke kantor polisi setempat.
"Itu yang Anda sebut dengan kebodohan penjahat," ucap kepolisian setempat, Norma Eisenman, kepada LA Times dan dilansir news.com.au, Senin (30/12/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat kejadian, hanya ada seorang penghuni rumah yang berjenis kelamin perempuan. Korban yang memang sedang sendirian di rumah, memergoki pelaku yang hendak masuk ke dalam rumah melalui kamera pengintai yang ada di rumah tersebut.
Dengan segera, korban menelpon polisi dan melaporkan keberadaan perampok-perampok tersebut.
Kepolisian setempat dan tim SWAT langsung terjun ke lokasi untuk menangkap pelaku. Namun dua pelaku di antaranya berhasil melarikan diri. Sedangkan dua pelaku lainnya yang masih berada di dalam rumah, memutar otak agar tidak ditangkap polisi.
Kedua pelaku dilaporkan meminta korban untuk mengikat mereka dan memberi tahu polisi bahwa mereka juga korban perampokan. Menolak permintaan tersebut, korban langsung berlari keluar rumah dan langsung memberi tahu polisi kejadian yang dialaminya, termasuk keberadaan dua perampok di dalam rumahnya.
Polisi tetap menunggu dan siaga di luar rumah hingga akhirnya kedua perampok tersebut lelah dan menyerahkan diri. LA Times melaporkan, seluuruh pelaku perampokan akhirnya berhasil ditangkap polisi setempat.
(nvc/mad)











































