Dilansir dari Nation.com, Minggu (29/12/2013), kejadian itu terjadi Sabtu pagi waktu setempat. Bom itu dijatuhkan di sebuah pasar yang berada di kota Aleppo.
"Jumlah orang yang tewas telah meningkat menjadi 25 , termasuk dua wanita , empat anak , remaja dan seorang aktivis media, " ujar Direktur Observatorium Suriah, Rami Abdel Rahman.
Dia mengatakan jumlah korban tewas kemungkinan akan meningkat karena beberapa orang telah menderita luka parah. Saat bom dijatuhkan banyak warga yang sedang berbelanja.
"Serangan itu menargetkan pasar yang ramai di mana orang membeli sayuran dan peralatan rumah," katanya.
Abdel Rahman mengatakan rezim pemerintahan menggunakan taktik pengeboman ini untuk menguasai Aleppo. Alasannya, Aleppo adalah daerah yang dikuasai pemberontak.
(rvk/kha)











































