"Keempat personel militer AS yang berada dalam penahanan pemerintah Libya telah dibebaskan," ujar juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Jen Psaki seperti dilansir AFP, Sabtu (28/12/2013).
"Kami masih berusaha memastikan fakta-fakta di balik insiden ini," imbuhnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami menghormati hubungan kami dengan pemerintah Libya yang baru. Kami memiliki kemitraan strategis yang didasarkan pada persamaan kepentingan dan dukungan yang kuat bagi transisi demokrasi Libya yang bersejarah," tambah Psaki.
Secara terpisah, seorang pejabat AS yang enggan disebut namanya menyatakan keempat tentara tersebut dibebaskan hanya berselang dua jam setelah Departemen Luar Negeri AS mengumumkan penahanan mereka ke publik.
Namun sayangnya, alasan penahanan keempat tentara tersebut tidak diketahui pasti. Meskipun media setempat, New York Times melaporkan bahwa para tentara tersebut merupakan bagian dari tim keamanan pada Kedubes AS di Tripoli. Dilaporkan mereka tengah berusaha mencari jalur 'menyelamatkan diri' bagi para diplomat AS mendatang.
Tentara-tentara tersebut ditahan di pos keamanan dan kemudian dipindahkan penahanannya ke Kementerian Dalam Negeri Libya. Tidak disebutkan lebih lanjut identitas keempat tentara tersebut.
(nvc/van)











































