Vikram Paras (27) tengah dalam perjalanan kembali ke ibukota New Delhi setelah menghadiri persidangan yang digelar di Bhatinda, Punjab. Dengan dikawal oleh empat polisi bersenjata, dia menempuh perjalanan dengan kereta api. Paras terjerat serangkaian tindak pidana, mulai dari pembunuhan, pemerasan dan perampokan.
"Dia (Paras-red) merupakan pembunuh bayaran yang putus asa. Kami tengah melakukan penyelidikan berdasarkan informasi yang kami dapat sejauh ini. Kami yakin bisa segera menangkapnya kembali," ujar juru bicara Kepolisian New Delhi, Rajan Bhagat seperti dilansir news.com.au, Jumat (27/12/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mereka semua dalam keadaan kacau ketika tim kepolisian menemukan mereka," ucap polisi yang bertugas di area sekitar stasiun, Surender Singh.
Informasi awal menyebutkan, ketika tiba di Stasiun Old Delhi, Paras memberikan makanan kepada empat polisi yang mengawalnya. Tanpa sepengetahuan polisi tersebut, ternyata makanan tersebut telah dicampur dengan obat penenang. Anak buah Paras yang diduga meracuni makanan tersebut.
"Empat anak buahnya (Paras-red) mungkin mengikutinya... mungkin dengan berseragam polisi, dan mereka sudah bersiap di stasiun dengan membawa sebuah mobil SUV. Mereka mungkin telah mencampur makanan tersebut dengan obat bius," tulis surat kabar setempat, Times of India, yang mengutip seorang sumber.
Paras berhasil melarikan diri dan hingga kini keberadaannya belum diketahui. Paras dan anak buahnya sempat mencuri senjata milik para polisi yang mengawalnya, sebelum akhirnya kabur.
Menurut Times of India, insiden ini bukan yang pertama kalinya. Paras yang ditahan polisi sejak Maret lalu, pernah kabur dari penjagaan polisi saat terjerat kasus lain. Pada tahun 2012 lalu, Paras berhasil kabur usai membujuk polisi yang mengawalnya dengan menjanjikan barang-barang mewah bermerek jika mereka bersedia melepaskannya.
Paras dikenal sebagai tangan kanan seorang pemimpin geng kriminal yang sekarang sudah tewas, sehingga dia memiliki banyak kaki tangan.
(nvc/mad)











































