Jasad tersebut ditemukan pada Rabu, 18 Desember di dalam areal bekas perumahan di Kamp Foster. Namun identitas jasad tersebut termasuk jenis kelamin dan perkiraan waktu kematiannya, belum diketahui.
Juru bicara Kamp Foster mengatakan seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (20/12/2013), Badan Investigasi Kejahatan Angkatan Laut AS memimpin penyelidikan atas kasus ini.
Menurut seorang pejabat kepolisian di Okinawa, jasad tersebut diperkirakan merupakan seorang dewasa. Jasad itu ditemukan oleh para pekerja Jepang yang dikerahkan untuk menghancurkan gedung-gedung dan mensurvei tanah di areal pemukiman, yang telah dikembalikan ke pemerintahan Jepang itu.
Okinawa menampung hampir setengah dari total 47 ribu personel militer AS yang ditempatkan di Jepang. Sebagian besar tanah di pulau tersebut digunakan sebagai pangkalan-pangkalan militer AS dan kompleks perumahan militer.
(ita/nrl)











































