Ada Ancaman Bom, Kampus Harvard University Dievakuasi

Ada Ancaman Bom, Kampus Harvard University Dievakuasi

Novi Christiastuti - detikNews
Senin, 16 Des 2013 22:52 WIB
Ada Ancaman Bom, Kampus Harvard University Dievakuasi
nydailynews.com
Cambridge - Sebanyak empat lokasi di Harvard University, Amerika Serikat, dievakuasi. Hal ini dilakukan setelah ada laporan keberadaan bahan peledak di dalam kompleks kampus bergengsi tersebut.

Peringatan bahaya ini muncul di situs kampus tersebut. Otoritas Harvard University memerintahkan evakuasi pada empat gedung, yakni Science Center, asrama Thayer, ruang kelas dan aula Sever, serta gedung Emerson yang merupakan gedung fakultas filsafat.

"Tolong evakuasi gedung-gedung tersebut sekarang," demikian bunyi instruksi otoritas kampus seperti dilansir AFP, Senin (16/12/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Science Center menaungi fakultas matematika, statistik dan juga sejarah. Kampus ini masih menjalankan aktivtas perkuliahan sebelum libur panjang musim dingin pada 21 Desember.

"Di samping banyaknya peringatan, gedung-gedung tersebut telah dievakuasi, sedangkan laporan yang muncul tengah diselidiki. Fokus dari pihak Harvard saat ini adalah keselamatan mahasiswa kami, fakultas dan para staf," imbuh pernyataan tersebut.

Kepolisian yang bertugas di Harvard University dan juga wilayah Cambridge masih berada di lokasi untuk melakukan penyisiran terhadap bahan peledak yang dicurigai.

Harvard merupakan salah satu universitas paling bergengsi di dunia. Universitas ini terletak di wilayah Cambridge, dekat Boston, Massachusetts.

Insiden yang terjadi di Harvard ini berselang kurang dari sebulan setelah kampus saingannya, Yale University ditutup selama 4 jam. Penutupan saat itu dilakukan setelah ada penelepon tak dikenal yang melaporkan teman sekamarnya berencana menembak orang-orang di dalam kampus.

Tim kepolisian setempat melakukan penyisiran di kampus Yale, New Haven, Connecticut pada waktu itu. Namun ternyata tidak ada kejadian penembakan maupun korban luka seperti yang diperkirakan. Pelaku penembakan yang dilaporkan juga tidak berhasil ditemukan.

(nvc/tor)


Berita Terkait