PM Lee pun menekankan, para pekerja asing penting bagi pertumbuhan Singapura, termasuk bagi rencana pengembangan perumahan dan transportasi publik di negeri itu.
Dikatakan Lee seperti dilansir Channel News Asia, Jumat (13/12/2013), Singapura selama sekian lama tak pernah melihat kerusuhan seperti di Little India tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya pikir akan sangat tidak adil bagi warga Singapura yang melihat ke mereka semua dan mengatakan 'mereka semua masalah, kami tak bisa menerima mereka'. Saya pikir itu tidak tepat dan tidak bijak," tandas pemimpin negeri Singa itu.
Ditegaskan Lee, penyelidikan kepolisian atas insiden itu masih terus berlangsung. Sejauh ini sudah 31 orang yang didakwa terkait kerusuhan yang terjadi pada Minggu, 8 Desember itu.
(ita/ita)










































