Seorang mantan aktris di Amerika Serikat mengaku bersalah telah mengirimkan surat beracun untuk Presiden Barack Obama dan Walikota New York Michael Bloomberg. Ibu dengan enam anak ini terancam hukuman penjara seumur hidup atas perbuatannya.
Shannon Guess Richardson mengaku bersalah dalam sidang yang digelar di pengadilan Texarkana, Texas. Shannon didakwa memiliki dan memproduksi racun biologi. Demikian seperti dilansir news.com.au, Rabu (11/12/2013).
Wanita berusia 35 tahun ini ditangkap pada Juni lalu setelah dia ketahuan berusaha melibatkan suaminya, Nathan Richardson dalam kasus ini. Hal ini dilakukannya setelah sang suami menggugat cerai.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam persidangan diungkapkan bahwa Shannon mengirimkan surat beracun tersebut dari New Boston, Texarkana. Kemudian dia pergi ke kantor polisi setempat dan melaporkan bahwa suaminya yang mengirimkan surat beracun tersebut.
Kepada polisi, Shannon mengaku dirinya membeli bahan-bahan untuk memproduksi racun ricin secara online. Racun jenis ricin bisa memicu kegagalan pernapasan jika dihirup. Racun ricin bisa dibuat dari bibit tanaman biji jarak. Shannon menuturkan, dirinya belajar sendiri untuk membuat racun ricin tersebut.
Dalam surat kepada Obama, Shannon menuliskan: "Hal yang ada di dalam surat ini bukan apa-apa jika dibandingkan dengan apa yang saya dapat dari toko untuk Anda, presiden..."
"Anda harus membunuh saya dan keluarga saya sebelum bisa mendapat senjata saya. Setiap orang yang ingin datang ke rumah saya akan ditembak di wajah mereka," imbuhnya.
Motif pengiriman surat beracun tersebut tidak dijelaskan. Namun selain mengirim untuk Presiden Obama dan Walikota Bloomberg, Shannon juga mengirim surat beracun untuk Mark Glaze dari The Raben Group yang merupakan direktur asosiasi Walikota Penentang Senjata Api Ilegal.
Shannon akan divonis dalam persidangan selanjutnya yang belum dijadwalkan waktunya.
(nvc/ita)










































