"Tujuh orang -- empat pria dan tiga wanita -- tewas dalam kebakaran itu," kata seorang pejabat dinas pemadam kebakaran kepada kantor berita AFP, Selasa (10/12/2013).
Diimbuhkan pejabat tersebut, barang-barang senilai sekitar US$ 5 ribu hancur dalam kebakaran itu. Diduga kebakaran ini akibat korsletting listrik.
Menurut media lokal, para korban merupakan pegawai di gedung supermarket Gandamar yang terletak di pinggiran Yangon itu. Api mulai berkobar pada Selasa (10/12) pukul 1 dini hari waktu setempat dan berhasil dijinakkan sekitar sejam kemudian.
Dinas pemadam kebakaran masih menyelidiki penyebab kebakaran. Namun menurut seorang polisi, kebakaran itu terjadi akibat korsletting listrik di sebuah salon kecantikan yang terletak di lantas atas gedung.
Ini merupakan kebakaran paling mematikan kedua kalinya di Myanmar sepanjang tahun ini. Sebelumnya, 13 anak laki-laki tewas dalam musibah kebakaran di sebuah sekolah pada April lalu.
(ita/ita)











































